Minggu, 21 Februari 2016

EKOLOGI MANUSIA II POST AGRIBISNIS UNHAS SYAHRULLAH


Tugas 1 EKOLOGI MANUSIA
SYAHRULLAH (G21115312)
1.    Jelaskan pengertian dan berikan contoh dari unsur-unsur yang terdapat dalam ekosistem?
Ekosistem adalah tatanan unsur lingkungan hidup yg merupakan kesatuan utuh menyeluruh antara segenap komponen lingkungan hidup yang membentuk suatu kesatuan yang teratur. Keteraturan tersebut ada dalam suatu keseimbangan tertentu yang bersifat dinamis. Artinya terjadi perubahan,  baik besar maupun kecil, yang diakibatkan oleh ulah tangan manusia. Ekosistem adalah saling keterkaitan antar berbagai unsur yakni tanah (soils), air (water), udara (air), iklim (climate), tanaman (plants) dan hewan (animals). Unsur –unsur dalam sebuah ekosistem ada 2 beserta contoh yaitu : 
1.    Unsur abiotik/Unsur Fisik
Abiotik berasal dari kata a dan biotic. A artinya tidak, biotic artinya bersifat hidup. Jadi abiotik berarti tidak hidup. Komponen-komponen ekologi abiotik yaitu :
a.      Air
        Air yang berada di permukaan bumi tergenang sebagai rawa, sungai, waduk, maupun laut. Air mengandung berbagai jenis unsur atau senyawa kimia dalam jumlah bervariasi, contohnya natrium, fosfat, kalsium, nitrit, amonium. Jumlah unsur yang terkandung dalam air bergantung dengan kualitas udara dan tanah yang dilalui air. Air dapat berubah wujud menjadi bentuk uap, cairan atau es; yang bergantung pada suhu lingkungan disekitarnya. Volume air yang ada dibumi mencapai 1.400.000.000 km kubik, yang dirinci sekitar 97% berupa air laut, 2% berupa gunung es yang ada dikedua kutub bumi, 0,75% yang berupa air tawar (mata air, sungai, danau, air tanah), dan selebihnya itu berupa uap air. 
b.      Udara
Akibat semakin bertambahnya industri dan kendaraan bermotor, saat ini udara di kota-kota besar semakin tercemar. Pencemaran itu berasal dari asap pabrik, asap kendaraan bermotor, limbah industri dan rumah tangga (sampah). Mengingat pentingnya udara bagi kehidupan maka udara harus dijaga agar tetap bersih dan tidak tercemar. Caranya adalah dengan menanam banyak pohon (terutama di kota-kota besar), menggunakan mesin industri maupun kendaraan yang ramah lingkungan serta pengelolaan limbah (sampah) yang baik. Udara yang menyelubungi bumi kita ini terdiri atas gas-gas. Gas-gas tersebut adalah Nitrogen (78%), Oksigen 21 (%), Argon (0,9%), Karbondioksida (0,03%), don Kripton, Neon, Xenon, Hidrogen, Helium, don Ozon sebesar 0,07%. Gas-gas tersebut juga sangat berguna bagi manusia. Di antara banyak gas, maka gas yang vital untuk kehidupan adalah Oksigen. Udara adalah sekumpulan gas yang membentuk atmosfer dan menyelimuti bumi. Fungsi Udara adalah untuk menunjang kehidupan bagi seluruh penghuni ekosistem. Contohnya gas O2 yang digunakan untuk respirasi makhluk hidup dan gas CO2 yang digunakan untuk proses fotosintesis tumbuhan.
c.        Tanah
Tanah terbentuk karena proses destruktif (pelapukan batuan, pembusukan senyawa organik) dan sintesis (pembentukan mineral). Komponen tanah yang utama, yaitu bahan organik, air, bahan mineral, dan udara.Tanah merupakan lapisan bagian atas bumi tempat tumbuhnya tanaman. Tanah mempunyai banyak fungsi dalam ekologi antara lain sebagai tempat hidup organisme. Tanah sangat penting bagi kehidupan. Tanah yang subur menjadi tempat tumbuhnya tanaman pangan bagi manusia ataupun hewan. Tanah juga berfungsi sebagai penyimpan air. Agar tanah dapat menyimpan air dengan optimal harus ditanami dengan tanaman. Sementara manusia memanfaatkan tanah sebagai lahan pemukiman, peternakan, perkantoran, pertanian, pertambangan, perindustrian, dan kegiatan transportasi.
d.      Sinar Matahari
Sinar matahari merupakan sumber energi terpenting bagi makhuk hidup. Intensitas dan kualitas cahaya memengaruhi proses fotosintesis dan menhasilkan makanan. Air dapat menyerap cahaya sehingga pada lingkungan air, fotosintesis terjadi di sekitar permukaan yang terjangkau cahaya matahari. Di gurun, intensitas cahaya yang besar membuat peningkatan suhu sehingga hewan dan tumbuhan tertekan.
e.      Suhu dan Kelembapan
        Suhu adalah derajat energi panas yang berasal dari radiasi sinar, terutama yang bersumber dari matahari. Suhu udara berbeda-beda disetiap ekosistem yang bergantung pada garis lintang (latitude) dan ketinggian tempat (altitude). Makin dekat kutub, suhu udara pun makin dingin dan kering. Suhu merupakan faktor pembatas bagi kehidupan dan memengaruhi keanekaragaman hayati disuatu ekosistem. Umumnya, makhluk hidup dapat bertahan hidup dilingkungan yang memiliki suhu 0°C-40°C. Pada suhu rendah,beberapa jenis makhluk hidup akan melakukan hibernasi (tidak aktif), namun akan aktif jika suhu kembali normal. Kelembapan dipengaruhi oleh intensitas, angin, cura hujan, dan sinar matahari. Kelembapan memengaruhi pertumbuhan tumbuhan. Daerah yang memiliki tingkat kelembapan berbeda akan menghasilkan sebuah ekosistem yang memiliki komposisi yang berbeda. 
2.    Unsur biotik dalam ekosistem
Komponen biotik adalah suatu komponen yang menyusun suatu ekosistem selain komponen abiotik (tidak bernyawa). Komponen biotik terdiri dari 3, yakni Produsen, Konsumen, dan Pengurai.
a.       Produsen
 Produsen adalah mahluk hidup yang dapat menghasilkan makanan sendiri melalui proses fotosintesis, dengan demikian kelompok produsen ditempati tumbuhan yang berklorofil. Makhluk hidup yang dikelompokkan menjadi golongan produsen disebut autotrof, adalah kelompok produsen yang mampu membuat makanan untuk dirinya sendiri. Tanaman hijau merupakan kelompok produsen pada ekosistem darat. Tanaman hijau membuat makanan sendiri dengan bantuan sinar matahari. Oleh karena itu, sinar matahari sangat dibutuhkan oleh tanaman hijau.
b.       Heterotrof / Konsumen
Komponen heterotrof terdiri dari organisme yang memanfaatkan bahan-bahan organik yang disediakan oleh organisme lain sebagai makanannya . Komponen heterotrof disebut juga konsumen makro (fagotrof) karena makanan yang dimakan berukuran lebih kecil. Yang tergolong heterotrof adalah manusia, hewan, jamur, dan mikroba. Beberapa jenis kelompok organisme konsumen yang tergantung pada jenis makanannya, seperti: Konsumen primer (herbivora), Konsumen sekunder (karnivora), dann Pemakan segala (omnivora).
c.       Pengurai / dekomposer
 Pengurai atau perombak (dekomposer) : adalah makhluk hidup yang mampu menguraikan bahan organik dari makhluk hidup yang sudah mati. Pengurai terdiri atas bakteri dan jamur.Pengurai disebut juga konsumen makro (sapotrof) karena makanan yang dimakan berukuran lebih besar. Organisme pengurai menyerap sebagian hasil penguraian tersebut dan melepaskan bahan-bahan yang sederhana yang dapat digunakan kembali oleh produsen. Yang tergolong pengurai adalah bakteri dan jamur. Ada pula pengurai yang disebut detritivor, yaitu hewan pengurai yang memakan sisa-sisa bahan organik, contohnya adalah kutu kayu. 
2.    Jelaskan pengertian dan berikan contoh dari unsur-unsur yang terdapat dalam sistem social?
Menurut Alvin L. Bertrand, unsur-unsur pokok "sistem sosial" adalah sebagai berikut :
1.      Kepercayaan/keyakinan(pengetahuan).
  Kepercayaan adalah faktor yang mendasar yang mempengaruhi kesatuan "sistem sosial". Kepercayaan merupakan pemahaman terhadap semua aspek alam semesta yang dianggap sebagai suatu kebenaran mutlak. faktor yang dapat menimbulkan kepercayaan, antara lain :
Penampilan atau penampakan atau keatraktifan, Kompetensi atau kewenangan, Penguasaan terhadap materi, dan Kepribadian.
2.      Perasaan(sentimen).
Perasaan sangat membantu menjelaskan pola-pola perilaku yang tidak bisa dijelaskan dengan cara lain. Dalam soal perasaan ini misalnya, dapat menjelaskan tentang sebab seorang ayah akan menghadapi bahaya apapun untuk menyelamatkan anaknya. Proses elemental yang secara langsung membentuk perasaan adalah komunikasi perasaan. Hasil komunikasi itu lalu membangkitkan perasaan, yang bila sampai pada tingkatan tertentu harus diakui.
3.      Tujuan(sasaran)
Tujuan mempunyai beberapa fungsi, antara lain:
3.1 Sebagai pedoman. Tujuan berfungsi sebagai pedoman atau arah terhadap apa yang ingin dicapai oleh suatu sistem sosial. Sebagai pedoman, suatu tujuan harus jelas, realistis, terukur dan memperhatikan dimensiwaktu.
3.2 Sebagai motivasi. Tujuan organisasi harus dapat memotivasi seluruh anggota yang terlibat dalam suatu sistem sosial untuk ikut berperan serta atau berpartisipasi dalam seluruh kegiatan organisasi. Tujuan harus mencerminkan aspirasi anggota, sehingga organisasi "sosial" tersebut mendapat dukungan dari seluruh anggota.
3.3 Sebagai alat evaluasi. Fungsi ketiga dari tujuan adalah untuk mengevaluasi suatu organisasi sosial. Kalau akan mengevaluasi suatu sistem sosial harus dikaitkan dulu dengan tujuannya. Evaluasi dilakukan untuk melihat keberhasilan suatu sistem sosial. Juga untuk mengantisipasi, apabila ada suatu hambatan tidak akan terlalu berlarut-larut atau akan dapat segera diatasi. Evaluasi dilakukan sebelum, selama dan setelah kegiatan berlangsung, dengan kata lain evaluasi dilakukan sejak dimulai suatu kegiatan sampai kapanpun.

4.            Norma
            Norma-norma menggambarkan tata tertib atau aturan-aturan permainan, dengan kata lain, norma memberikan petunjuk standard untuk bertingkah laku dan di dalam menilai tingkah laku. Ketertiban atau keteraturan merupakan unsur-unsur universal di dalam semua kebudayaan. Norma atau kaidah merupakan pedoman untuk bersikap atau berperilaku secara pantas di dalam suatu system social.
5.            Kedudukan/peran
          Semua sistem sosial di dalamnya mesti terdapat berbagai macam kedudukan atau status, seperti misalnya suami-istri, anak laki-laki atau perempuan. Kedudukan atau status seseorang menentukan sifat dan tingkatan kewajiban serta tanggung-jawabnya di dalam masyarakat.
6.            Tingkatan/Pangkat/kekuasaan
           Tingkat atau pangkat sebagai unsur dari sistem sosial dapat dipandang sebagai kepangkatan sosial (social standing). Pangkat tersebut tergantung pada posisi-posisi status dan hubungan-hubungan peranan. Ada kemungkinan ditentukan orang-orang yang mempunyai pangkat bermiripan. Akan tetapi tidak ada satu sistem sosial manapun yang sama orang-orangnya berpangkat sama untuk selama-lamanya.
7.            Sanksi(Sanction).
            Istilah sanksi digunakan oleh sosiolog untuk menyatakan sistem ganjaran atau tindakan (rewards) dan hukuman (punishment) yang berlaku pada suatu sistem sosial Ganjaran dan hukuman tersebut ditetapkan oleh masyarakat untuk menjaga tingkah laku mereka supaya sesuai dengan norma-norma yang berlaku.
8.            Sarana(facility).
            Secara luas, sarana itu dapat dikatakan semua cara atau jalan yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan sistem itu sendiri. Bukan sifat dari sarana itu yang penting di dalam sistem sosial tetapi para sosiolog lebih memusatkan perhatiannya pada masalah penggunaan dari sarana-sarana itu sendiri. Penggunaan sarana tersebut dipandang sebagai suatu proses yang erat hubungannya dengan sistem social
9.          Tekanan/Tegangan.
            Dalam sistem sosial akan terdapat unsur-unsur tekanan-ketegangan dan hal itu mengakibatkan perpecahan (disorganization). Dengan kata lain, tidak ada satupun sistem sosial yang secara seratus persen teratur atau terorganisasikan dengan sempurna.

Selasa, 16 Februari 2016

PERJUANGAN MASUK PTN UNHAS


SULITNYA MENDAPATKAN SEBUAH KURSI DI SEBUAH UNIVERSITAS
            Berawal dari kisah perjalanan menembus sebuah impian di Perguruan Tinggi Negeri terbaik di Indonesia yang sangat sensasional dan penuh dramatis. Waktu itu, diantara sekian banyak siswa yang akan mewujudkan impiannya untuk memperebutkan satu bangku di Perguruan Tinggi Negeri, seorang pemuda ini adalah salah satunya yang berharap banyak untuk bias lulus di Perguruan Tinggi itu. Pemuda ini tergolong anak yang pintar dan rajin. Pemuda ini sering membantu gurunya dalam berbagai hal, jika dimintai bantuan. Salah satunya yang pernah dilakukan oleh pemuda ini adalah menginput nilai teman-temannya yang akan mendaftar di Perguruan tinggi, membantu memilihkan jurusan sesuai bakat dan minatnya. Pemuda ini adalah orang yang berkarakter penolong dan suka membantu teman-temannya.
            Tibalah waktu pendaftaran jalur bebas tes masuk perguruan tinggi yang dikenal sekarang sebagai Jalur SNMPTN. Jalur ini adalah jalur yang hanya mengandalkan nilai rapor, pemuda ini sangat percaya diri bahwa dia akan lulus bahkan pemuda ini menhina dan mancaci teman-temannya yang nakal dan bodoh yang berniat juga mendaftar di jalur ini. Setelah selesai pendaftarannya tinggal menunggu hasilnya. Setelah menunggu lama pengumuman pun tiba yang akan diumumkan jam 13.00 Wita. Pemuda ini serasa hatinya sangat bergetar dan deg-degan, akhirnya dengan penuh percaya diri tinggi memberanikan diri untuk membuka hasilnya, mulutnya pun terus mengucapkan doa kepada yang Maha kuasa dan berharap diberikan hasil yang terbaik dan bias membanggakan kedua orang tuanya, dan akhirnya yang tertulis adalah “ANDA DINYATAKAN TIDAK LULUS” tubuhnya serasa mau lemas dan tidak berdaya dan belum bias menerimanya. Tiba-tiba saat itu sahabatnya menelpon ke pemuda ini dan mengatakan bahwa dia lulus di Perguruan Tinggi itu, kemudian pemuda ini bertanya ke sahabatnya “siapa-siapa yang lulus dari sekolah kita?” dan sahabatnya pun menjawab “orang yang kamu sering hina dan caci ternyata lulus di Perguruan tinggi yang kamu impikan” pemmuda ini sangat kaget dan menutup telponnya dan tubuhnya begitu lemas. Dalam hatinya bertanya-tanya “apa yang harus saya katakann pada orang tuaku, keduanya sangat berharap banyak kepada saya”. Pemuda pun pulang kerumah dengan wajah kesal dan lemas. Ibunya pun bertanya “Bagaimana dengan Hasil seleksi SNMPTN mu nak, apakah kamu lulus nak? “ dengan wajah agak murung pemuda ini menjawab “ Maaf ibu, aku belum bisa banggakan ibu, aku gagal” ibunya pun berkata “sabarrr..sabarr...Nak pasti ada yang lebih baik” pemuda menjawab “Tapi Bu..” ibunya pun tersenyum, pemuda ini masuk kekamarnya merenungi kenapa bisa terjadi seperti ini dan aku kalah dengan temanku yang selama ini saya hina-hina di sekolah, namun saya harus lebih semangat masih ada sattuu jalur lagi untuk masuk di perguruan tinggi itu.
            Selama beberapa hari merenung, akhirnya pemuda ini melanjutkan perjuangannya dengan mendaftar Jalur SBMPTN tertulis ddan mengikuti ujian tesnya. Saat mengikuti tes ini penuh dengan perjuangan karena harus berangkat subuh ke lokasi ujian dan saat itu hujan gerimis pun turun, namun itu semua tidak menhalangi niat besarku untuk masuk kuliah di Perguruan Tinggi impianku itu. Sesampainya disana aku diam dan mencari tempat untuk menenangkan hati agar ujiannya bisa berjalan lancar dan sukses. Ujiannya berlangsung sampai jam 16.00 Wita dengan jeda waktu 30 menit dalam setiap sesi soal yang dilaksanakan dalam 3 sesi. Setelah selesai ujian pemuda ini merasa puas dengan yang dikerjakannya. Setelah lama menunggu pengumumannya pun tiba, dan pengumuman kali ini tak sanggup melihat hasilnya dan menyuruh temannya untuk membukanya dan akhirnya tertulis “ANDA DINYATAKAN TIDAK LULUS” pemuda pun begitu lemas dan pusing, pemuda ini merasa dunia ini tidak adil, dan sering bertanya-tanya mangapa ini semua bisa terjadi pada saya, saya bukan orang yang bodoh, saya selalu berprestasi di sekolah!! Pemuda ini pun merasa ingin menangis tidak bisa berbuat apa-apa. Ibunya berkata “sabarrr..sabarr nak, kalau memang kamu nggak bisa masuk di kampus itu, kan masih ada kampus swasta yang lebih baik bahkan banyak dari sepupu-sepupumu yang kuliah disana. Pemuda pun berkata “ terserah ibu.!!” Dan selama seminggu memikirkan akhirnya pemuda ini memberanikan mendaftar di kampus swasta, namun dalam hati pemuda ini setengah-setengah dan merasa tidak yakin dengan kampus ini. Pemuda ini pun menjalanii serangkaian tes masuk di kampus swasta itu, akhirnya pun pemuda ini dinyatakan lulus di salah satu jurusan di kampus itu, dan mengatakan kepada orang tuanya “ibuu.. aku lulus” walaupun berat hati menerimanya untuk berkuliah di kampus ini namun pemuda ini harus menjalaninya.
            Setiba dirumahnya, pemuda ini mengatakan kepada kedua orang tuanya bahwa disuruh membayar 4 juta rupiah untuk bisa berkuliah dikampus ini. Ibunya pun men”iya”kan namun saat itu motor si pemuda ini tiba masa pembayaran. Jadi, ibunya berkata” Nak.. kamu pilih yang mana, ibu bayarkan motor kamu atau ibu bayarkan uang muka masuk kampus itu. Karena ibu tidak bisa bayarkan satu kali sekaligus?? Pemuda pun menjawab “ ibu.. mending motorku dulu yang ibu bayarkan, biarkan saya menganggur dulu (dengan berat hati)?? Dalam suasana menangis ibunya menjawab “iya nak.. ngangur mi dulu, nak kamu bukan orang yang bodoh, kenapa kamu harus menganggur,?? Pemuda pun masuk dikamarnyaa merenungi ini semua, namun seiring berjaalannya waktu pemuda ini pun menerimanya dengan lapang dada walaupun penuh  dengan kekecewaan.
            Dari kegagalan itu, banyak orang yang menhina diriku bahkan orang tuaku, banyak yang mengatakan bahawa aku tidak mau kuliah di kampus swasta, ada pun yang bilang bahwa kamu terlalu tinggi seleramu, dari penhinaan itu batin pemuuda ini terasa miris pengen bertindak namun tidak ada ruang baginya begitu pula ddengan orang tua pemuda tersebut. Dari kejadian ini mmengajarkan pemuda ini untuk selalu berserah diri kepada Allah SWT memohon rahmat dan ridhonya. Berawal dari sinilah pemuda ini rajin sholat lima waktu, rajin solat malam, rajin berpuasa, serta mengaji dan waktu belajarnya semakin bertambah demi persiapannya di tahun depannya. Hal ini terus menerus diilakukan sampai akhirnya tibalah pendaftaran SBMPTN tahun depannya. Pemuda ini sangat berhati-hhati tidak mau lagi mengulang kesalahan yang sama dsn ksli ini pemuda ini sangat bersungguh-sungguh dalam bertindak. Semua yang dilakukannya semua di awali dengan berdoa, semoga apa yang diimpikan pemuda ini jadi kenyataan. Waktu itu pemuda itu berdoa sebelum melakukan pendaftaran, pemuda ini memilih jurusan Agribisnis sebagai pilihan pertama di sebuah Universitas ternama di Sulawesi selatan yaitu Universitas Hasanuddin dan saat itu pula pemuda ini mendaftar di perguruan tinggi Negeri lain yaitu Universitas Islam Negeri alauddin dengan program studi Ilmu Hukum. Setealah pendaftaran pemuda mengenjot dirinya untuk terus belajar, belajar dan belajar disertai dengan doa yang tulus serta doa kedua orang tua.
            Tibalah waktu tes , waktu dimana pertarungan benar-benar dimulai. Waktu itu opemuda ini dites di SMK Telkom Makassar, waktu yang ditepuh dalam perjalan itu selam sejam dari rumah, jadi pemuda ini harus pergi subuh-subuh buta demi mengejar satu buah kursi di perguruan tiggi sebagai tempat menuntut ilmunya nanti, dalam perjalanan begitu bnayak kejadian, mulai dari hujan rintik-rintik, lampu motor kurang mau menyala, bahkan papan ujian pemuda tersebut patah di perjalanan dan harus membeli di lokasi ujian. Namun, pemuda ini tidak pernah putus asa, dia yakin bahwa dirinya bisa dan mampu bahagiakan orang-orang terdekatnya utamanya orang tuanya. Tibalah ditempat ujian, pemuda ini tidak langsung masuk ruangan namun pemuda ini beda dengan yang lainnya, dimana lainnya sibuk dengan gadget mereka masing-masing dan bercanda gurau, naamun pemuda ini bermain gadget tapi dengan membuka al-quran dan membaca dalam hati sampai tiba pengawas ujian yang akan memantau ujiannya.
Masuklah diruangan,  ruangan itu begitu tenang, terasa enak sekali belajarnya, soal pun dibagikan dan semua pemuda dan pemudi yang berada dalam ruangan itu berjuang demi menyelesaikan soal-soal itu yang bagi pemuda itu soalnya sungguh luar biasa berbeda dengan soal ujjian nasional SMA, disini dibutuhkan keahlian khusus dalam menjawab, pemuda ini mengerjakan dengan tenang walaupun itu susah namun ada usaha untuk menyelesaikannya dan mengerjakan yang semampunya sesuai dengan pemuda yang pernah dipelajari sebelumnya. Pengerjaan pun selesai, pemuda ini megucapkan “Alhamdulillah” walaupun soalnya tidak begitu banyak yang mereka kerjaakan namun pemuda ini sangaat yakin dengan jawabannya. Tiga hari setelah pelaksanaan tes yang dilkukan oleh UNHAS, pemuda ini pun mengikuti tes selanjutnya yang diadakan di UIN Alauddin, soalnya cukup berbedaa dengan tes SBMPTN Unhas, namun menguras otak juga untuk mengerjakannya. Kedua tes ini sudah dilewati waktunyaa menunggu hasilnya. Pemuda ini tak langsung meninggalkan semua yang dilakukannya dulu, namun pemuda ini tambah rajin melakukan amalan-amlan tersebut dan selalu berprasangka baik.
Sebulan pun berlalu, tibaalah waktu pengumuman SBMPTN di unhas, waktu itu bertepatan dengan bulan puasa, jadi pemuda ini membuka pengumuman itu setelah shalat tarwih, pengumuman itu sangat lambat dikarenakan banyak yang mengaksesnya, dan tiba-tiba teman menelpon dan menanyakan dengan hal tersebut, ternyata teman pemuda ini tidak lolos dan pemuda ini pun meminta untuk dibukakan penguumumannya dan pemmuda ini memberikan nomor tes dan tanggal lahirnnya. Dan jreng-jreng selama lima menit menunggu akhirnya teman pemuda itu mengatakan bahwa pemuda ini lulus Dijurusan pilihannya yitu Agribisnis Unhas, pemuda ini tidak mmanyangka bahwa usahanya selama ini tidak sia-sia dan langsung sujud syukur dan mennberi tahu orang tuanya bahwa pemuda ini lulus masuk di kampus impiannya yang dimana mengalahkan begiitu banyak pesaing yang ingin masuk dikampus itu. Ucapan syukur tiada henti-hentinya pemuda panjatkan, selang beberapa hari penngumuman jalur tes UMPTKIN UIN alauddin dikeluarkan, pemuda ini membuka sendiri pengumumannya dan pemuda ini dinyatakan pula lulus di pilihan ilmu Hukum. Hal serupa pun dilkukannya. Dari dua hasil yang membanggakan ini bisa menembus dua PTN terbaik sulsel dengan jurusan yang tidak main-main, pemuda ini merasa bingun menentukannya, salat istikharah pun dilkukannya untuk meminta petunjuk dan saran dari orang tua dan orang-orang terddekatnya dan pemuda ini pun mengambil jjurusan Agri bisnis Unhas sebagai pilihan masa depannya. Dari prestasi membanggakan itu, pemuda ini merasa bangga dan merasa disanjung sama tetangga-teatngga, kawan-kawan dan guru-gurunya di sekolah dulu. Kini pemuda itu menikmati semua jeri payahnya selama perjuangan satu tahun lebih demi menggapai impiannya dan melanjutkan sekoolahnya ke jenjang yang lebih tinggi.
“SEKIAN”